Simbiosis Coral dan Anemon Dengan Makhluk Laut Lainnya

Coral dan anemon memang menjadikan laut bukan hanya tempat luas yang berisi air dan makhluk laut saja, namun dengan adanya coral dan anemon menjadikan laut lebih indah dan lebih berwarna. Banyak orang mengira bahwa coral dan anemon adalah tumbuhan, namun sebenarnya mereka adalah hewan purba yang masuk dalam filum cnidaria sama seperti ubur-ubur. Karakteristik hewan yang masuk dalam filum cnidarian adalah memiliki tubuh yang simetris, biasanya memiliki tentakel penyengat dan mulut pusat. Coral merupakan penyusun terumbu karang yang terdiri dari susunan hewan kecil yang berkoloni. Hean kecil tersebut saling berkoloni satu sama lain dan membentuk cangkang yang menghasilkan kalsium dan terkumpul dalam waktu ribuan tahun sehingga membentuk bangunan hidup yang biasa anda sebut sebagai terumbu karang. Mayoritas filum cnidarian hidup berkoloni dan tidak dapat dipisahkan, namun ada juga yang hidup bebas seperti ubur-ubur. Anemon terkenal dengan sifatnya yang bersimbiosis dengan ikan badut. Mereka akan saling bersimbiosis yang menguntungkan satu sama lain.

Sebagai contoh, anemon menyediakan tempat tinggal dan berlindung bagi ikan badut dan ikan badut akan menyediakan makanan bagi anemon. Ikan badut akan menangkal ikan kupu-kupu dan parasite yang senang mengincar anemon, dan juga membersihkan anemon dari pasir sebagai wujud simbiosis dari anemon dan ikan badut. Sedangkan anemon akan memberikan tempat perlindungan bagi ikan badut karena anemon memiliki sengatan pada setiap tentakelnya yang hanya bisa ditahan oleh ikan badut. Bukan hanya itu saja, kotoran dari ikan badut merupakan sumber nutrisi bagi anemon. Simbiosis dari kedua makhluk tersebut dapat dibilang simbiosis mutualisme, yaitu hubungan yang saling menguntungkan, tidak ada pihak yang akan dirugikan. Bukan hanya itu saja, gerakan yang dilakukan oleh ikan badut dapat membuka jalannya oksigen bagi anemon yang akan meningkatkan metabolism dan pertumbuhan anemon yang pada akhirnya akan lebih cepat dan tentunya akan menguntungkan ikan badut juga karena lokasi tempat persembunyiannya akan bertambah lebih luas. Coral memang terlihat seperti batu yang indah dengan warna yang melengkapinya, namun sebenarnya coral adalah sekumpulan hewan yang membentuk koloni. Seperti sudah dikatakan sebelumnya.

Dengan fakta bahwa coral merupakan hewan bukan tumbuhan, maka perlu makanan juga agar tetap hidup dan dapat berkembang lebih luas lagi. Coral juga merupakan tempat tinggal bagi makhluk laut teruta makhluk laut berukuran kecil yang dapat berlindung pada coral dari ancaman musuh. Banyak orang yang mengoleksi coral di akuarium mereka karena tahu bahwa coral bukan tanaman melainkan hewan yang berkoloni dan membentuk suatu kesatuan yang indah dengan warna-warna yang menarik. Sama halnya dengan makhluk laut lainnya, coral juga membutuhkan nutrisi sebagai penopang kehidupannya. Biasanya nutrisi makanannya bisa didapatkan melalui kotoran ikan yang bersembunyi pada badannya atau dari mikroba kecil lainnya.