Bagaimana Cara Lumba-Lumba Tidur?

Kehidupan makhluk laut memang beragam dan berbeda satu sama lain. Bukan hanya bentuk fisik mereka yang berbeda, pola kecerdasan dan komunikasi yang berbeda juga, tapi pola tidur atau istirahat mereka juga akan berbeda satu sama lain. meskipun mereka hidup dilaut, bukan berarti mereka akan terus berenang tanpa istirahat. Saat keadaan sudah aman, makhluk laut akan beristirahat di tempat yang aman juga. Berbeda dengan manusia dan makhluk darat yang memiliki waktu tertentu untuk beristirahat. Makhluk laut menunggu situasi aman agar bisa beristirahat karena apabila mereka tertidur asal, risiko untuk diserang akan semakin tinggi. Lumba-lumba merupakan mamalia laut yang bernapas menggunakan paruparu. Bila ikan bernapas menggunakan insang makan berbeda dengan lumba-lumba. Cara bernapas lumba-lumba sama dengan manusia, yaitu menggunakan paruparu. Mereka akan menghirup udara melalui lubang yang ada diatas kepala mereka pada saat melompat di permukaan air. Lubang tersebut akan tertutup pada saat lumba-lumba menyelam dan terbuka kembali saat lumba-lumba melompat.

Namun yang membedakan manusia dengan lumba-lumba adalah kesadaran bernapasnya. Apabila manusia bernapas tanpa sadar dan bebas kapan saja menghirup oksigen bahkan saat tertidur tetap akan bernapas dengan otomatis, berbeda dengan lumba-lumba. Menurut penelitian dari , lumba-lumba tidak bisa bernapas tanpa sadar dan mereka harus tetap sadar, mereka akan memperhitungkan kapan waktu yang tepat untuk mengambil oksigen kapan waktu untuk menyelam. Bahkan saat mereka beristirahat, mereka tidak bisa berisitirahat layaknya manusia, tidak akan tenang saat tertidur. Lumba-lumba tetap harus sadar bahwa mereka bernapas menggunakan paru-paru dan harus menuju kepermukaan untuk mengambil oksigen. Apabila mereka tidak memperhitungkannya, maka mereka akan mati kehabisan napas. Bernapas menggunakan paruparu membuat lumba-lumba harus menuju ke permukaan untuk menghirup oksigen dan menghembuskannya. Hal tersebutlah yang membuat lumba-lumba tidak bisa beristirahat dengan tenang layaknya makhluk laut lain. Meskipun tidak sepenuhnya tidur terlelap, lumba-lumba tetap bisa beristirahat dengan cara unik mereka, yaitu setengah dari otak lumba-lumba akan berisitirahat dan setengahnya lagi akan tetap aktif untuk memperhitungkan kapan harus mengambil oksigen.

Dengan satu sisi otak yang beristirahat, lumba-lumba akan tidur dengan satu mata tertutup. Sedangkan satu sisi otak yang lain akan aktif untuk menjaganya dan mengatur pernapasan. Bila manusia membutuhkan 8 jam untuk tidur yang sehat dan makhluk lain membutuhkan beberapa jam saja untuk istirahat, berbeda dengan lumba-lumba yang membutuhkan waktu singkat untuk berisitirahat. Hal ini juga dikarenakan mereka harus mengambil napas di permukaan air. Lumba-lumba akan tidur selama 4 sampai 60 detik pada satu sesi. Selain itu, lumba-lumba juga dapat terjaga dalam beberapa hari tanpa mengalami tanda-tanda fisik kurang tidur. Meskipun hanya tidur dalam waktu yang singkat sekali sesi, lumba-lumba juga dapat tidur dalam jangka waktu lama meskipun tidak terlalu lama pada saat keadaan sekitar aman. Mereka akan memanfaatkan waktu tersebut untuk beristirahat dengan memilih lokasi yang dekat dengan permukaan laut agar memudahkan mereka untuk mengambil napas.